Draft yang Kembali Hidup

Draft yang Kembali Hidup

Saat aku masih sekolah, aku mencoba menuliskan segala apa yang aku bisa bagikan. Saat itu (setelah ujian nasional) aku mencoba menuliskan catatan motivasi untuk teman teman dan adik adik kelas ku.Ya, aku memang saat itu (sampai saat ini) sangat menyukai dunia Pengembangan Diri, Motivasi, dan Psikologi.

Bahkan saat aku masih kelas sebelas pun aku sudah baca buku Pengantar Psikologi Umum, pusing betul aku membaca buku tersebut.

Ketika aku dinyatakan nggak terima oleh Unversitas Indonesia di jurusan Psikologi. Tak ada kesedihan dan kekecewaan yang menghampiri ku.

Karena jelas dari awal aku tak banyak berharap. Dan sekarang aku merasa bersyukur, mungkin kalau bukan UI yang menolak ku, aku takkan mampu menulis cerita ini.

Ramadhan tahun 2015, ya, bagi ku ini adalah momen yang cukup memberikan kesan bagi ku. Ya, aku berhasil menulis 2 naskah buku.

Seperti yang aku sampai di awal, bahwa setelah aku menjalani Ujian Nasional. Aku menulis sebuah catatan gaul (karena menggunakan bahasa sehari hari layaknya cakap cakap) namun tetap berisi.

Aku padukan antara buku buku yang aku baca dan dengan pengalaman ku setelah mempraktikkan dari buku buku yang aku baca.

Ya, mungkin kalau aku nggak mempraktikkannya, lagi lagi aku akan katakan, aku takkan menulis ini.

Setelah aku nggak diterima oleh UI, aku memutuskan untuk menunda kuliah ku. Aku lulus tahun 2014, jadi aku menulis catatan berseri itu selama 22 hari.

Hingga pada akhirnya hari kelulusan tiba. Dan aku mendiamkan tulisan tulisan itu. Namun semuanya sudah aku upload ke blog.

Ramadhan itu tepatnya tahun 2015. Entahlah. Seperti ada dorongan yang membuat ku ingin menyelesaikan apa sudah aku tulis.

Aku ingat betul, kalau aku pernah menuliskan bahwa 2015 adalah waktu yang tepat untuk menerbitkan buku ku.

Saat pertengahan ramadhan, aku mencoba mengumpulkan tulisan tulisan yang pernah kau tulis ketika di akhir masa SMA ku.

Aku membaca ulang, aku mencoba mengeditnya, lalu aku mencari percetakan, aku pula yang membuat sampulnya.

Fiuh … ini sungguh melelahkan, namun aku puas, pada akhirnya aku menerbikan buku ku sendiri. Awalnya aku dipusingkan pengurusan ISBN, Barcode. Ah, aku tak mau dipusingkan oleh hal itu.

saat itu, aku memang sedang mempelajari Internet Marketing. Jadi aku menulis naskah lagi untuk menarik pembeli.

Bahasa IM-nya Lead Magnets. Agar mereka yang sudah mendownload bisa aku follow up yang akhirnya membeli buku ku.

Ya, walaupun nggak banyak membeli tapi aku bersyukur, aku memulainya, karena itu jauh lebih baik. Dari pada terlalu banyak rencana. Hehe..

Oh yah, judul Bukuya #BukanSekedarGaul: Menjadi Pribadi yang Bahagia dan disukai banyak orang dan #SimpleGoodness: Mencipta Bahagia dari Kebaikan yang Sederhana (e-Book).

Sekarang aku sedang menulis buku kembali. Mudah mudahan bisa selesai pada ramadhan kali ini.aamiin.[]

KadiKa

KadiKa

Penulis at KadiKa.id
Seorang Pemuda yang sedang berbagi manfaat melalui Tulisan.
KadiKa

Latest posts by KadiKa (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *